Wednesday, October 24, 2012

Sweet apology and letting go

Huhu.. miss me anybody? haha..
Take a look on what i find  on the study table few days ago ...



tada....

If you knew me, you'll know how much i like the cutie things..huhu
Then i asked, " Siapa punya ni, kenapa comel sangat"
My little brother then replied, " adik punya"

I took the eraser and smiled back at the smilling face.. 
Look at what i find out...



Then I said, " kalau adik punya, kenapa tulis from adik.. ni mesti nak bagi kat orang kan..cieeee... nak bagi kat sapa, baik habaq cepat"

My brother just replied me with a smile..


I brought the note book and the eraser to his desk, and then ask him.."bagi kat kak la buku ni eh, comel" 

                                              

Then, I opened the book, and looked at what i find..huhu






I then said.."ow, nak bagi kat kakak(my little sister, salsabila, we used to call her kakak) ke..ciee..sweet la pulak adik ni:p"
He said, "cuba baca betul-betul...."
I read it again.. huuu




Hahahahaha...........
Huuuu..speechless terus.... ^_______________^

On sweet apology and letting go

Here's the story behind it...
Few days before this, my little brother played game on my so called "ketinggalan zaman handphone", while at the same i kept on reminding him to place it back after he finished using it, so that i can find it whenever i want.. The next day i find out that the phone is not there, and i tried to found out, but percuma!!!..then i waited for him coming back from school and asked him to found it for me.

" did you put it back at it's place like i told you before?" I asked..

He nod his head and show me where he put it..

"Ow, i don't think you put it there, i am searching for it the whole morning and it's not there. You have to find it for me now!!!" I said..

He then move around try to look for it, but it's no where to be found. I don't know what actually happen to the poor phone..T_____T...........
Until today, if i asked him about my phone, he will act like he tried to search for it, then he will avoiding me ...Grrrrr..

Earlier tonight, i asked him again..
My other sisters ramai-ramai said to me " dahla kak, belila phone baru!!!!"

HAHAHAHAHAHA.. Lagi..haih....
"So kak la yang salah ni????????????????????????????????..haha..haihhhhhhhh"

On Letting go

That poor phone, nobody will never understand how meaningful it is to me. I never ever heard any positive comments from others about that phone.

"K-ri sila beri telefon baru"
"K-ri, gantung la telefon tu dekat leher"
"K-ri, sampai bila nak pakai telefon ni, kedekut sangat"
"Kak, tolong la jangan guna telefon tu lagi"
" Ada lagi ya orang guna Hp macam ni zaman ni, makcik ingat dah tak da dah"

Huhu, macam-macam lagi, tak sampai hati nak tulis. Disrespecting that poor phone, is somehow more like disrespecting me..haha *lebay*, but it is, somehow, sometimes, make me feel sad. If they know why i hold on into something that are so unfashionable, so not up to date, so not having many function, can't take pictures, can't whats up, etc..... they will never underestimate it...It is more like my old good friend who always be there for me everytime i need it.(ok maybe not everytime when " others" need me (because i always misplace it) ^_~, but hello, at least it is loyal to me :) )  Like my old good friend,where i put in all my favourite  massages .It connects me with many important peoples, and updated me with up to date news. It have many important details. Sometimes it became my reminder, my clock, my everything... But the most important thing of all, it thought me on how to be a modest person. It make me to be grateful with whatever i had, and " rasa cukup dengan apa yang ada"  dan juga rasa tidak terlalu terikat dan memiliki. It completes me. I can fell that my heart and soul are free, free from any worry or  too much love..huhu..it also never make me to feel 'smaller' compared to others. I can still use it properly and all out in public and that make me proud of it..

For all the great memories, i thank you, but still i hope to meet you again soon T_T..
See you when i see you ;p


p/s: Now, i am on my way to finish a book entitle 'playing god' by Prof Rully SpPD-GH, and its very inspiring.. i just found one poem in the book and it do enlighten me on something...
Apakah gunanya seseorang
Belajar filsafat, teknologi, ilmu kedokteran atau apa saja,
Ketika ia pulang ke daerahnya, lalu berkata:
"disini aku merasa asing dan sepi"

-Sajak Seonggok Jagung-

Friday, October 19, 2012

Nailed it

There's something in my life i had tried my very best to avoid it. If only  I have the least things to prevent myself from doing it.. i will take whatever it is not to do it..it something personal, most of people would not understand my reluctant. Most of my family members realize it, but i am sure they don't knew the reason behind it...  So, last few days, i was left with no choice and i have to do it. And it surprised me that i nailed it!!! Fuhhh.. it something, me, myself never imagine it to happen... Fuhh.. i can still remember that 'fuh' feeling..huuuuuuu ;).......

p/s: you can now order a cup of coffee from me,..huhu..at last, i nailed this one too :)))



Saturday, October 13, 2012

See you when I see you;p

Good bye Indonesia..it had been 6 years. If i had a child, he/she will now enter the kindergarten. I will be able to see them from cry, crawl, able to stand, fall, walk, run , talking, learning, etc.. so there you are.. able to see me running for my future.. being there for me, for better or worst. Thank You:) till then, see you when I see you..

Thursday, October 11, 2012

I can't handle 'kalut' people

i don't like to be told to do something just the way you told me to do it...excuse me, you can just do it the way you are, let me do it the way i am

Grrrrrrrrrr

Thursday, October 4, 2012

Great things happen when you least expected and you pray hard for it :)

HARI INI DALAM SEJARAH NANTI....
Alhamdulillah, last day of magang, end of misery...
Alhamdulillah, unexpected rezeki ;p

bismillahi tawakkaltu a'lallah wa la haula wala quwwataillabillah..
Alhamdulillahhi robbil 'alamin.^__________________________________^

Semoga menjadi hamba yang bersyukur :)

Tuesday, October 2, 2012

My mummy's words of wisdom

      Abah dan Mak kalau dalam beberapa perkara sering mempunyai pendapat yang berbeza. Abah suka gulai cair, mak suka gulai pekat. Abah suka warna terang, mak suka warna lembut..huhu..kadang-kadang rasa lawak jugakla.. tapi tentang satu perkara ni, mereka berdua sama sama berpegang kuat dengannya....

"siapa buat, dia yang dapat"

huhu...

Biasalah, hidup dalam keluarga yang adik beradik ramai, kerja rumah banyak, yang nak buat kerja sikit, jadi yang paling menonjol adalah sikap berkira. Sikit-sikit nak berkira, sikit sikit nak komplen, aku buat kerja lagi banyak, kau tak buat apa, duduk saja ja, tak nampak ke kerja banyak dllll... banyak pun kalau tak menyumbang tak guna jugak.. Sedar tak sedar, hidup yang harusnya maufakat menjadi berkat menjadi hancur berkecai...puncanya apa?

1. suka berkira- pada yang malas
2. rasa lebih tinggi dari orang lain- pada yang rajin

Dan apa yang saya suka adalah, bagaimana mak menghadapi kami dengan kata-kata yang lembut tapi menikam kalbu ;p

" siapa buat dia yang dapat! "

Kenangan yang saya tak boleh lupa dengan kata-kata ini adalah setiap kali dapat adik baru. Tiap-tiap kali mak baru melahirkan, kami semua akan berebut menjadi kakak mithali, tak berhenti-henti nak angkat dan sayang adik tapi bila saat adik BAB (buang air besar) semua lari. huhu.. lama-lama mak pun kata, sapa yang selalu bersihkan adik tiap-tiap kali Bab, nanti adik sayang dia lebih. Yang lain masih mengelat, tapi saya menyahut cabaran mak dan ternyata benar;p

Siapa buat, dia dapat

Kadang-kadang saya malas (Nota: menyampahahhhh) dengan orang yang bila dia volunteer untuk buat sesuatu, pastu banyak nak komplen. Dan benda pertama yang akan keluar dari kepala saya adalah " kalau tak nak buat tak payah la buat!!!!" Stress tau tak, nak buat tapi nak bising, nak demand macam-macam, pastu mentang-mentang dia yang bekerja keras, orang yang tak buat apa-apa harus menghargai kerja dia, harus setuju dengan hasil kerja dia. Mana dia tau orang yang tak buat apa-apa tu tak nak buat kerja yang dia buat tu. Dah dia tak mintak tolong atau apa , nak susah sendiri sendiri, pastu bila dia stress, kenapa orang lain pun kena rasa stress dia jugak?. Pastu siap nak cakap banyak lagi benda dia nak kena buat selain buat benda ni...HELLLOOOOO, huhu, kalau dah tak nak buat sudah la pergi tidur, bagi orang lain yang nak buat buat!!!!! STRESSS sorang-sorang sudahla!!! ;p

Tak dapat nafikan, kita ada masa kita rasa ikhlas nak buat kerja tapi orang persekitaran tak mendukung yang ikhlas tadi boleh jadi tak ikhlas. Tapi, kalau kita guna method siapa buat, dia dapat ni, yang rasa tak ikhlas tadi, I Allah boleh jadi ikhlas semula. Sebenarnya bila kita buat sesuatu dan apabila kita buat sesuatu itu memberikan impak pada orang lain, yang harus kita buat adalah,kita buat dan berikan yang terbaik, tapi jangan berharap apa-apa!!!! Zero expectation!! seriously!!!! Jangan ada dalam otak atau fikiran atau harapan sekalipun yang orang akan appreciate apa yang kita buat, orang akan terima buta-buta hasil susah payah kita, orang akan puji kita atas susah payah kita...jangan. please la, kalau ada sedetik pun terlintas, tolongla suppress cepat-cepat. Bukan apa, supaya kita sendiri tak menderita bila hasilnya sebaliknya. Orang tak setuju, orang banyak komen, orang tak appreciate..Walaupun kita rasa apa yang kita buat tu dah terbaik dah menurut kita, nak buat baik macam mana lagi??? Tapi tak  perasan lagi ke, apa yang kita rasa baik, tak semestinya baik menurut orang lain. Masalah sekarang bukan masalah susahnya nak puaskan hati semua pihak, masalah yang harus kita atasi dulu adalah, kita jangan ada expectation yang kita memberikan solusi yang terbaik. Buat yang terbaik takpa, tapi perasan solusi kita yang terbaik itu yang salah.

Siapa buat, dia dapat. Seriously!!! pointnya disini adalah, bila kita buat sesuatu, dan kita berikan yang terbaik, kita akan dapat hasilnya. percayalah!!!!. Hasilnya disini adalah bukan dalam bentuk orang appreciate apa yang kita buat, bukan juga orang semua angguk kepala tanda setuju. Tapi nikmat yang terbesar yang kita dapat adalah suatu proses untuk membuat sesuatu yang tak dapat dinikmati oleh orang lain melainkan orang yang buat tersebut. Contoh macam nak buat kek, hasil akhir yang kita akan dapat adalah, kek naik, kembang, tak hangit, sedap, cukup rasa. Orang yang makan, dia cuma boleh cakap kek ni sedap atau tak, kalau sedap makan, kalau tak sedap kutuk..huhu, tapi kita sebagai orang yang buat kek, kita akan dapat mempelajari pelbagai teknik dan ilmu baru, ooo, kek ni tak naik sebab macamni, macamtu. ow, kek ni tak sedap sebab kurang ini itu.. dan macam-macam lagi. Macam adik-adik saya yang menjual kacang, setiap kali, ada je cacat cela, sekejap hitam, sekejap kurang masakla, but they keep on doing, sampai lama-lama mereka dah tau, ok, goreng kena lama ni, warna macam ni dah kena angkat, campur kacang dengan air tak boelh lama-lama, dlll. 

The thing is, teknik yang kita dapat itu adalah specially untuk diri kita sendiri jugak, bukan untuk orang lain. Jadi, bila kita buat sesuatu, sebenarnya itu adalah untuk diri kita sendiri. Sebab tula kita harus buat yang terbaik. Sama la bila kita ditugaskan mengurus keperluan sekumpulan orang, kita buat yang terbaik, tapi kita jangan harapkan, hasil yang kita capai itu adalah yang terbaik. Sebenarnya setiap kritikan orang lain itu adalah proses belajar buat diri kita. Orang yang komen tu dia tak dapat apa melainkan boleh komen ja. Kita yang terlibat secara langsung dalam proses tersebut, kita akan dapat,contohnya, bila orang komen, kita rasa nak meletup, ye la, dah penat-penat buat, dia tu apa pun tak buat, tau nak komen je, pastu kita ingat, ok, kita buat, kita yang dapat, jadi kita kan cool down dan cuba untuk terima kritikan,... perasan tak? pada saat itu kita sudah belajar untuk menurunkan ego dan menerima pendapat orang lain. Kita juga dapat belajar untuk bersabar dengan kerenah orang, kita juga belajar yang ya, kita pun ada beberapa perkara terlepas pandang, jadi lepas ni kita akan lebih hati-hati... Bukankah semua itu lebih bernilai buat diri kita dan membentuk keperibadian kita.. Ingat orang yang tau komplain tu dapat ke semua ni?????huhu

               Usaha dan hasil adalah dua benda yang berbeza. Biasa je kan, kita dah study sampai hangit, tapi keluar result fail jugak. Salah ke kita study sungguh-sugguh ? salah ke kita fail setelah kita study sungguh-sungguh? Jadi adakah maksud kita kalau kita study sungguh itu kita HARUS Pass exam??? Pass atau Fail sesuatu exam itu adakah terletak pada kita study sungguh sungguh atau tak? Tapi kalau tak study sungguh-sungguh, takkan la boleh pass. huhu..sapa kata??? Ada je orang yang tak study tapi pass je. Takkan semua orang jenius kot....

              Salah kita adalah bila kita expect, hasil tu adalah dari kita. SALAH yang FATAL!!! hasil itu adalah dapi Allah yang dah lama dia tetapkan. Bila kita faham konsep ni, kita akan rasa rendah diri, kita akan rasa tunduk, kita akan rasa kita ni tak ada apa-apa. Salah terbesar kita adalah, bila kita buat sesuatu itu, kita tak harap pertolongan Allah. Kita rasa, tak dak apa la,kecik je ni. kita sendiri boleh handle benda ni, kenapa nak mintak Allah tolong. Jadi mungkin sebab Allah marah dengan sikap egois kita, mungkin jugak sebab Allah nak tegur kita, mungkin jugak sebab Allah nak ajar kita, bilamana kita tiada pergantungan pada dia, kita ni tak dak apa apanya...Astaghfirullah...

Ok, till then, jangan lah nak banyak merungut bila buat sesuatu. Kalau rasa nak merungut tak payah buat la senang, kalau nak buat jugak, paksalah diri untuk buat jugak tanpa merungut. Stopla bising-bising aku dah buat yang terbaik , tapi tak dak orang nak apprecciate, nampak sangat kot, buat sebab nak harap orang lain bagi penghargaan.. please laa..  Pernah sekali, saya ditugaskan dengan seorang teman dan dia merungut itu ini, pastu saya kata dekat dia, kalau tak nak buat balik je, saya boleh buat je. Pastu ada kawan lain pulak menyampuk, "tapi itu tanggung jawab dia, jadi mana boleh ikut mood nak buat atau tak" Kemudian saya jawab balik " daripada dia buat sesuatu tapi dia tak dapat apa-apa,lagi tak guna".. jadi, begitulah, kita buat sesuatu itu , seriously tak kesahla kalau itu untuk kepentingan umum sekali pun, natijah dia akan berbalik pada diri kita sendiri.. kalau tak percaya, pernah tak dengar tentang seorang tukang rumah dan majikan dia?

Tukang rumah ni seorang yang ahli dalam membuat rumah, dan setiap hasil tangan dia adalah sangat hebat dan mengagumkan. Sampai satu saat tukang rumah ni rasa penat dan nak bersara. Tuan rumah tu minta permintaan terakhir, buatla satu rumah kat dia. Sebab tukang rumah ni rasa malas, ye la orang nak pencen nak suruh lagi, dia pun buat la dengan ala kadar ja. Bila dah siap dia bagi kunci pada majikan dia. Majikan dia membalikkan kunci pada dia balik, kata ini hadiah atas segala kerja keras dia selama ni.. Alangkah terkejutnya tukang rumah tersebut, kalau dia tau nak dapat hadiah tu, patutnya dia buat lebih baik lagi...haa..kan orang dah kata buat yang terbaik;p

Satu lagi, tentang Ikhlas, kalau kita rasa kita dah buat ni dah ikhlas habis dah, maknanya kita sebenarnya belum ikhlas. Ikhlas itu tak dapat describe dengan kata-kata, tapi bila kita ikhlas itu kita cuma dapat merasainya. ikhlas itu buat sesuatu tanpa mengharapkan apa-apa..zero expectation. tapi tak bermakna kalau kita tak ikhlas, kita biar je, ikhlas iu boleh dilatih.. Selamat beramal ;p

p/s: My mummy's word of wisdom 2: kalau tak mau buat takpa, tinggai ja, biar mak yang buat, nanti mak yang dapat;p huhu

p/s 2: Kalau janji ditepati itu wajar, eh bukan wajar lagi, WAJIB. Tapi kalau balas budi tu tidak wajar , tidak wajib, sunat pun tak, harus tu optional, tapi bagi saya makrukh.. yela, siapa yang suruh dia janji. Dah janji kena la tepati..Balas budi????? tak masuk dalam senarai kottt...;p

2023-My new year start now

011222 Day 1 of life Bismillahirrohmanirrohim Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani Pada-Mu aku berserah dan bergantung ...